Kamis, 15 Agustus 2013

10 Random Facts About Me

1. Cuek, tapi care. ^Pura-pura cuek sih sebenernya.
2. Paling nggak bisa ngungkapin perasaan. ^Makanya jadinya pura-pura cuek.
3. Lebih suka pup di kantor daripada di mess. ^Yang ini asli random.
4. Suka ngomong sendiri. ^Bukan gila yee.
5. Sukaaa banget traveling. 
6. Perencana yang handal tapi kadang suka nggak patuh sama rencana yang dibuat sendiri
7. Detail.
8. Lelaki yang cool adalah yang jago main biola dan gambar/lukis.
9. Pengen jago karate/taekwondo.
10. Tipe manusia pelor (Nempel molor).

Rabu, 14 Agustus 2013

#Quote

There is always chance to change and make things right.

Eid Mubarak 1434H

Mohon Maaf Lahir Bathin
Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1434H
Semoga Kita Istiqamah dengan Amalan-amalan Kita Selama Bulan Ramadhan
Sehingga Menjadikan Kita Pribadi yang Lebih Baik


Mohon maaf yaa semuanya, saya terlambat mengucapkan. Maklum lah yaa kalo lagi mudik ga sempet bersantai-santai ria laptopan sambil internetan.hehehe.
Lebaran kali ini terasa begitu singkat buat saya, karena memang belum dapat jatah cuti dari kantor sehingga kalau mau cuti yaa 'leave without pay' istilahnya, jadi jangan lama-lama deh sayang aja gitu. hahaha. Selain itu juga karena mama papa masuk kerjanya juga keburu-buru tanggal 12 udah masuk bok! Jadi H+2 lebaran langsung cabut dari padang, dan saya baru tanggal 12 nya cabut.
Walau begitu yaa disyukuri saja, karena yang paling penting bisa kumpul bersama keluarga. Itu sudah merupakan hal yang tak ternilai harganya bagi saya :). Yaahh memang ada yang kurang karena tuo (baca:kakek) saya sudah tidak membersamai kami disini. Sedih juga terasa, soalnya jauh hari sebelum lebaran, bahkan ketika baru mendapat gaji pertama saya yang waktu itu tak seberapa saya sudah meniatkan untuk membelikan tuo seperangkat pakaian lebaran. Hiks, apa mau dikata Allah berkehendak lain. :( Tapi sungguh, tuo masih terus hidup di hati saya, orang-orang yang telah tiada bagi saya mereka tetap ada dan akan terus merasakan mereka ada karena mereka hidup di dalam hati saya.
Saya juga tidak akan pernah tau apakah saya masih bisa mengecap nikmatnya bulan Ramadhan di tahun depan. Jadi yang bisa saya lakukan sekarang adalah menghidupkan Ramadhan di setiap bulannya, tetap menjalankan amalan-amalan yang selama Ramadhan begitu semangatnya saya lakukan, agar Ramadhan tidak sekedar menjadi topeng buat saya.
Akhir kata, sekali lagi saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas semua kesalahan-kesalahan saya.
Dan, selamat lebaran!!! :)

Selasa, 13 Agustus 2013

Sepi, Sunyi, Senyap

Pagi ini ku tak melihat seorang pun dikala ku terjaga.
Tidak ada lagi yang membangunkanku, tidak ada lagi suara keramaian dan kehangatan.
Ya, kini ku telah sendiri lagi, kembali ke perantauan.
Berjuang menyambung hidup mewujudkan impian.
Sepi, sunyi, senyap.

Aku beranjak dengan lesu dari tempat tidur.
Aku lapar tapi tak ada yang bisa kumakan.
Beginilah rupanya nasib perantauan.
Tinggal sendiri jauh dari orang tua.

Kemudian kuberjalan gontai menuju kantor.
Pagi itu memang sepi sekali.
Tak ada penjaja makanan dan warung yang buka.
Tak ku dengar raungan kendaraan bermotor yang biasa memekakkan telinga.
Sepi, sunyi, senyap.

Kantor pun tak ingin kalah dengan sunyinya jalanan.
Sepi, sunyi, senyap.
Kurang dari sepuluh jari orang-orang yang kutemui.
Aku makin lunglai, menyeringai dan berandai-andai.

Oh Tuhan, perintahkan pada sang waktu untuk berlari cepat.
Perintahkan pada malaikat-Mu untuk menemaniku disini.
Sungguh, setan telah bebas berkeliaran dijalanan.
Menggodaku untuk bermalas-malasan.

Sepi, sunyi, senyap.
Ku menanti senja dalam diam.

Rabu, 31 Juli 2013

Simple Room Decoration

Hi, Selamat Pagi :D

Kali ini aku mau bagi-bagi tips cara kreatif mendekorasi kamar maupun ruangan lainnya menggunakan benda-benda simple yang ada disekitar kita. Yuk disimak! kemudian dipraktekkan! ^^


Bagus kan gambar di atas? kamar tidurnya jadi asik dan menarik setelah ditambah hiasan tersebut. Hiasan itu simple aja, cuma berasal dari kertas label yang dihubungkan dengan benang gigi. Berikut adalah langkah-langkahnya :

  • Pasang benang gigi untuk sisi perekat label
  • Tempatkan label yang ke dua dari atas yang pertama, mengapit benang gigi


  • Acak penempatan label sepanjang benang gigi untuk memberikan efek salju pada dinding  / jendela kamar.


  • Gantung helaian di depan jendela ataupun di dinding kamar menggunakan selotip.


Cantik bukan? Hiasan ini menimbulkan efek salju dan seperti rintikan hujan. Cantik <3 saya suka sekaliii, tapi saya sendiri belum membuatnya, hehehe. Yuk mari kita buat!




sumber: http://bahan-membuat.com/membuat-hiasan-kamar-dari-label-kertas




Selasa, 23 Juli 2013

'Unworth it Place' : Tanjung Lesung!

Sebenarnya perjalanan saya ke Tanjung Lesung sudah lebih dari sebulan yang lalu. Akan tetapi perjalanan kali ini sangat menarik untuk saya ulas disini. Bagaimana tidak? Perjalanan ke pantai Tanjung Lesung yang ditempuh selama 6 jam dari jakarta ini betul-betul membuat saya dan teman-teman kecewa!

Pada malam jumat, kami sibuk berdiskusi dan mencari-cari informasi mengenai daerah tujuan wisata yang jaraknya tidak terlalu jauh dari jakarta. Semula kami ingin pergi ke ujung genteng, namun karena jalannya yang terlalu ekstrim, begitu menurut sejumlah blog yang kami kunjungi akhirnya kami menunda kepergian kesana. Selanjutnya terpilihlah pantai Tanjung Lesung ini yang sebenarnya jaraknya tidak jauh berbeda dari ujung genteng dan akses jalannya terbilang mudah. Setelah dicapai kesepakatan, akhirnya kami mulai mencari informasi tentang pantai ini, mulai dari jalan menuju kesana dan tentunya keindahan pantai yang akan kami nikmati nantinya.

Sebelumnya saya pernah mengetahui sedikit informasi tentang pantai ini. Pantai Tanjung Lesung itu merupakan pantai yang indah, bahkan mbak Trinity si travel-writer itu pernah menulis diblognya dengan judul "Tanjung Lesung pantai terbaik di pulau jawa". Mengingat sudah direkomendasikan seperti itu oleh the most popular traveler se-indonesia ini, tentunya pantai tersebut memang sangat indah, lagi pula saya juga sempat mencari foto-foto dari pantai tersebut dan ternyata memang indah, pantai biru dan pasir putih. Sudah terbayang rasanya keindahan sebuah pantai. Bayang-bayang saya jatuh ke pantai-pantai di Lombok yang sangat saya rindukan itu (*jadi inget utang tulisan ke Lombok).

Kami sepakat untuk berkumpul jam 6 pagi hari minggu disalah satu kost teman saya. Namun, seperti biasa karena alasan ini itu jadinya kami berangkat udah hampir jam 8. Perjalanan kami kesana banyak berhentinya, mulai dari sarapan dulu, kemudian ke bengkel dulu karena mobilnya kepanasan lupa diganti oli, dan berenti-berenti beli snack dan ishoma. Sampai-sampai perjalanan yang bisa ditempuh sekitar 3-4 jam molor hingga 6 jam! Sebetulnya saya agak kesal karena pemberhentian yang terlalu banyak ini, karena kami dikejar waktu, pergi dihari minggu itu harusnya pandai-pandai dalam manajemen waktu. Sudah saya beritahu kalo jalan-jalan itu sebaiknya pergi dihari sabtu biar tidak terlalu terburu-buru, eh tau sendiri punya temen yang suka ngeyel. Kalopun pergi hari minggu hendaknya ya pandai-pandai dalam mengatur waktu. Tapi yaa mau bagaimana lagi wong saya juga cuma nebeng, hee, so enjoy aja!

Setelah perjalanan panjang, akhirnya kami tiba di daerah yang bernama Tanjung Lesung itu pukul 13.30. Sebenarnya itu belum sampai pas di Tanjung Lesungnya, baru menyusuri pantai disekitar sana. Akan tetapi feeling kami sudah tidak enak, karena pantai yang kami susuri ini begitu kotor, pantainya warna cokelat, pasirnya juga tidak putih-putih amat. Tapi perasaan optimis itu masih tersimpan dihati kami. Hingga kami bertanya-tanya kepada penduduk sekitar. Dan akhirnya sampailah di tempat yang bertuliskan "Tanjung Lesung". Sementara kami bernafas lega karena tempatnya begitu eksklusif, rapi, bersih sehingga kami berpikiran pantainya pasti berbeda dengan yang kami lihat tadi. Pantai pun sepertinya dikelola secara sistematis. Terdapat penjaga seperti bodyguard yang berpakaian rapi. Kami pun diberi tawaran untuk memasuki dua tempat. Satu tempat dinamakan pantai umum, biaya masuknya Rp 30.000 / mobil dan tempat lainnya pantai yang lebih privat dan kata petugas terdapat banyak permainan air disana dengan biaya masuk Rp 75.000 / mobil. 

Sebagai petualang dengan jiwa backpacker yang sukanya murah meriah, maka kami memutuskan untuk masuk ke pantai umum dengan asumsi, jika pantai umumnya sudah bagus dan memuaskan maka kami tidak perlu lagi masuk bayar mahal ke pantai privat itu. hahahaha. Dengan perasaan riang gembira campur aduk kami menuju pantai umum tersebut. Jalan menuju pantai umum ternyata tidak sebagus jalan-jalan yang kami lewati sebelumnya. Mungkin karena bayarannya lebih murah, gumamku.

And... Taaaddaaaaa.....
Kami sampai di pantai umum namanya Bodur, dan look! Coba anda lihat sendiri foto berikut ini :
foto 1: jepretan sendiri

foto 2: jepretan mbak Trinity

Gimana? Gimana? Gimana?
Suer saya nggak bohong, yang atas itu adalah benar adanya salah satu pantai di Tanjung Lesung bernama Bodur dan yang bawah adalah pantai Bodur juga hasil jepretan mba Trinity . Gila nggak sih? Beda banget kan? Beda! 180 derajat! Makanya kami lemes selemes-lemesnya pas udah sampe dipantai itu. Ngeliat hasil jepretan orang di internet, di blog maupun media sosial lainnya, gimana kami nggak kecewawawawawa? Hasil jepretan diinternet itu bagus-bagus banget bok! Pasir putih, pantai biru, langitpun biru, Tapi apa yang kami dapat? Semua coklat secoklat-coklatnya! Plus kotor banyak sampah! Kami merasa benar-benar tertipu. :-/

Tidak ingin menghabiskan waktu lebih lama lagi dipantai ini, maka kami memutuskan untuk pergi ke pantai privat tadi yang bayar Rp 75.000,-. Walaupun sudah bisa diramalkan bahwa pantainya tidak akan jauh berbeda dengan pantai Bodur ini, namun untuk melepaskan rasa penasaran dan rasa kecewa kami, jadilah kami masuk juga. Berdasarkan informasi dari penjual tiket, di pantai ini terdapat beberapa permainan water sport, terdapat dermaga, penginapan dan resto. Baiklah, mari masuk!

And, this is several spot in Beach Club Tanjung Lesung :

foto 3: Beach Club
 foto 4: Beach Club
 foto 5: Karang di pinggir pantai
                                       foto 6: Menuju dermaga
foto 7: Di dermaga

foto 8: View dari dermaga 

Walaupun pantainya tidak seperti yang kami bayangkan sebelumnya, tapi lumayanlah untuk mengobati kecewa dihati. Pantai ini memang lebih bersih dari pantai yang sebelumnya kami kunjungi. Kami cukup puas foto berlama-lama di dermaga walaupun dengan perasaan kecewa. Yaaah don't know what to say yang jelas kalo ditanya orang udah pernah ke Tanjung Lesung? jawabannya Udah. Hhe :D

Sebetulnya kami juga menyadari karena kami bepergian dimusim yang tidak tepat, yaitu musim hujan. Disana juga mendung dan wajar saja airnya coklat dan kotor, mungkin saja bekas-bekas kotoran dan sampah dari daratan menumpuk disini. Tetapi sungguh pemandangan yang tidak enak dilihat, dan saya masih takjub saja dengan Tanjung Lesung yang bisa berubah bentuk ketika musim hujan begini. Padahal dari foto-foto diinternet dan berdasarkan berbagai rekomendasi yang kami dapatkan baik dari internet maupun dari teman-teman tidak ada yang meragukan keindahan pantai di Tanjung Lesung ini. Bahkan ketika setelah ini saya melakukan perjalanan kembali menyusuri pantai di daerah Ujung Genteng (nantikan cerita seru saya) saya sempat berdebat dengan teman saya yang pernah berkunjung ke Tanjung Lesung mengenai hal ini.  Tapi ya sudahlah, nasib memang berkata lain kepada kami. Hahahaha. Saran saja buat yang akan berkunjung kesana, Hindari! Musim hujan. Lebih baik bersabar menunggu musim kemarau agar tidak kecewa dan merana seperti kami. Hehehe. Kalau mau menginap sepertinya bisa membawa tenda, soalnya kalo di beach club memang ada penginapan sih tapi sepertinya mahal dan kurang bersahabat dengan kantong backpacker. Hehehe. Mungkin juga ada penginapan murah didekat sana, tapi kami memang tidak sempat survey, karena tidak berencana menginap disana.


#File Draft Bulan Mei


Jumat, 19 Juli 2013

Draft Files

Dear all,

Melalui postingan ini saya beritahukan bahwa dalam beberapa waktu kedepan akan ada file-file yang tersimpan dalam draft akan saya publish kembali. Mengingat banyaknya hutang postingan saya kepada para pembaca setia saya *pede. So, keep reading yaa! Banyak cerita seru yang belum sempat saya selesaikan, dari pada tertimbun hingga beratus-ratus tahun dalam draft hingga melebur dan bercampur menjadi minyak bumi *lhoh, jadi lebih baik saya selesaikan dan publish sehingga dapat bermanfaat bagi khalayak umum. ^^
Sekian. Terimakasih.