Jumat, 20 Desember 2013

Life is...

Life is too ironic to fully understand. 
It takes sadness to know what happiness is. 
Noise to appreciate silence. 
Absence to value presence.

Kamis, 19 Desember 2013

Kehilangan

Hi, sudah lama sekali tidak menyapa. :p
Sekarang ini jadwal sedang padat merayap, sehingga tidak ada waktu untuk me time, heuuufff.
Jadi ceritanya hari minggu kemarin, saya baru dibelikan handphone :-P. Sebenarnya handphone saya yang sekarang ini masih oke-oke aja kok, dipakai masih enak, paling ya lemot atau sering ada warning kepenuhan memori. Heheh. Yang rusak itu ya kameranya, jadi kameranya itu ngambil foto bisa, tapi hasilnya fotonya itu kayak film negatif. Malah ga usah susah-susah buat ngedit foto lagi sih. hahaha. Lagian, semenjak saya kerja tingkat kenarsisan untuk foto-foto sudah berkurang, karena ketiadaannya waktu. hihihi. Ngenes amat ya kalo udah kerja. Jadi ya kamera handphone rusak pun nggak berpengaruh besar terhadap kelangsungan hidup saya.

Tapi si orang ini nih ngotot ngebeliin karena lagi pada diskon akhir tahun, yasudah jadinya saya beli handphone baru deh. Asik-asik aja sih, syalalaalalala. Akhirnya waktu itu kami memutuskan untuk beli di ITC aja karena harganya lebih murah dibanding di store seperti okez*one, gl*obal, dkk. Jadinya hari minggu itu pergilah kami ke ITC Fatmawati. Karena masih pagi dan relatif masih sepi alias orang-orang sana baru buka toko, kami langsung saja mampir ke toko pertama didekat pintu masuk yang pada waktu itu sudah buka. Disana terjadilah proses pilih-memilih, tawar-menawar dan jual beli. Hingga akhirnya saya memutuskan untuk membeli handphone merk ****** lengkap dengan screen guard dan microsdnya yang 32GB sekalian, hahaha. Oke, handphonenya siap dibungkus, handphone saya masukin tas dan bungkusannya masih saya tenteng kemana-mana.

Kemudian kami lanjut mencari baju untuk si handphone ini. Terbilang susah memang tapi akhirnya ditemukan juga baju cantiknya berwarna pink, hahaha, kayaknya sih nggak pernah saya beli stuff berwarna pink begini =.=

Karena jam sudah menunjukkan waktu sholat dzuhur, kami pun pergi ke mushola untuk sholat. Seperti biasa jika sholat di mushola saya selalu meletakkan barang-barang saya disamping depan demi keamanan. :D
Selesai sholat kami berencana bersilaturrahim ke rumah teman lalu turun lah kami menuju mobil. Lucunya, ketika di lift karena handphone saya lagi matching sama baju saya minta difoto, hahaha, ternyata masih narsis aja yak.

Oke, kami lanjut menuju rumah teman di Tangerang, sampe sana ngobrol-ngobrol trus diajak makan juga sama orang tuanya. Heheh. Sekitar pukul lima lebih kami pamit pulang takut kemaleman karena macet. Ditengah perjalanan tiba-tiba teringat bungkusan kotak handphone yang baru saja dibeli tadi pagi. Saya panik mencari-cari sana-sini, ngubek-ngubek isi mobil tapi nggak ketemu juga. T.T Rasanya udah mau nangis saya. huhuhu. Walaupun begitu dia mengingatkan untuk tetap bersyukur karena bukan handphonenya yang hilang. Kita masih harus bersyukur ditengah musibah yang menimpa. Tapi tetap saja, semua komponen lainnya seperti charger, headset dan kartu garansi ada disana semua. Bener-bener panik, takut, sedih dan kecewa sama diri sendiri yang pelupa. :( Kami mencoba mengingat-ingat dimanakah barang itu tertinggal. Di toko penjual case handphone tadi kah? atau di mushola? kemudian saya teringat foto saya di lift sebelum menuju mushola, apakah tas yang berisi kotak handphone masih saya bawa atau tidak. Ternyata jawabannya tas tersebut tertinggal di mushola. Untung deh ada bukti fotonya, saya sebenarnya juga heran tumben banget saya minta difoto ditempat umum seperti itu, ternyata memang ada hikmah dibalik foto itu. Hehe.

Saya berangsur-angsur menenangkan diri. Lalu saya ingat ketika tadi pagi saya buka instagram, saya membaca postingannya teh Ghaida tentang kehilangan handphonenya. Dia juga sudah hampir putus asa mencari-cari, padahal hilangnya ya dirumahnya sendiri, kecil kemungkinan hilang kalau tidak ada maling yang masuk ke rumah. Namun, ditengah kepanikannya dia berusaha menenangkan diri dengan berdzikir yang diikuti kata yaa rahman. Buah kesabarannya handphonenya ternyata terselip dibuku adiknya yang dibawa ke sekolah. Alhamdulillah.

Mengingat kisah itu, saya pun mengikuti tips-tips dari teh Ghaida, sepanjang perjalanan tak henti-hentinya saya berdzikir diikuti yaa rahman sambil memikirkan barangnya. Karena adzan magrib sudah berkumandang, kami berhenti di pom bensin untuk sholat, saya juga tak henti-hentinya berdoa memohon kepada Allah, agar tas tersebut dilindungi-Nya dan berharap sekali agar tas itu bisa saya temukan kembali. Namun, saya juga berdoa agar dilapangkan hatinya jika memang barang itu bukan rejeki saya. Saya masih terus berdzikir selama perjalanan menuju ITC Fatmawati. Sampai disana sudah masuk waktu sholat isya, maka kami segera sholat sambil masuk ke mushola mencari-cari tas tersebut, dan ternyata tidak ketemu T.T huhuhuuhu. Saya sedih sekali. Namun, kesedihan tidak mengalahkan khusyuknya saya sholat dan berdoa. Hingga selesai sholat saya benar-benar telah pasrah dan tenang begitu saja menerima kenyataan bahwa barangnya tidak ditemukan. :)

Akan tetapi di depan sana terlihat teman saya sedang senyum-senyum gitu dan ternyata teman saya sedang menanyakan ke pos security yang ada di samping mushola. Daaaaaaan, Alhamdulillah...... tasnya diamankan oleh security :') :') :') :')
Saya terharuuuhuhuhuhu sekaliii. Terima kasih ya Allah, puji syukurku panjatkan padamu. Alhamdulillah. :')
Mungkin ini juga sebagai peringatan bagi saya, harus lebih banyak bersedekah. Pokoknya kejadian ini banyak hikmahnya yang bisa saya petik. :)



Rabu, 04 Desember 2013

@2#&$HFHRWIKPQWE()?/$%

Lihat kan? dari judulnya aja udah nggak jelas gitu kayak orang stress, maka isinya pun begitu.
Aku nggak tau nih mau nulis judulnya apa, yang jelas perasaanku saat ini juga tidak terdefenisikan seperti judul di atas.
Kegalauan, Ketakutan, Kesedihan, Kebahagiaan? entah tidak tahu bagaimana menterjemahkannya ke dalam kata-kata.

UNIDENTIFYING FEELING


Ya Allah, mohon petunjukmu, mohon bimbinganmu, mohon diberi kekuatan dalam segala hal yang aku jalani.

huff huff huff

Semangaaat sajalah, aku yakin ini semua adalah proses menuju pendewasaan diri. :D

Sabtu, 02 November 2013

Overtime...



Hello!
After more than 7 month i joined this company this is my first time overtime at office. I don't know whether i'm too lazy or just using my time professionally. *halah. I'm the one who never back home more than 6.00 pm in my division and i'm the one who never overtime in saturday or monday and also i'm the one who always comes 'on time' compared with others that always come 'in time'. yeahh it's me!

I don't know how i could be like this. May be at the beginning i join this company i feel this company is too strict with time. At 7.30 am all of the employees are sitting in front of their laptop, do whatever they do with their work and at 5.00 pm no one moved from their seats. Oh, how come! how come they do like this?! I really wondered of them! and if we are late even one minute it's late and we can't get our lunch money. Ohhhh. So i think, our time is just from 7.30 am - 5.00 pm why not i just coming home according to this rule? it's my liberties.

I know that my work still not finish yet, but in my case and according to my character i love to do something freely. I feel comfortable when working at home. I can listen the music while working, feel free to eat or drink anything also sitting in different position.hehe. I find it easier to concentrate than in office. So that after office hour i think better to back home immediately then take a rest to makes my body relax with praying and having dinner. Then, about 8.00 or 9.00 pm i can start working again. This type of overtime of course not included in overtime payment list. But it's depend on my condition, if i feel tired or lazy i just continue with reading book, watching tv or sleep. hehe. 

Actually i want overtime occasionally like others, but as i told before i can't concentrate enough in office morover after office hour. So, instead of staying at office to get overtime that may be it's innevectively better i back home.

But, yesterday i have responsibility to assist the telephone repair till 8.40 pm. Also today i must go to office to continue the telephone repair till now. hohoho. This is my first time get overtime. Finally. hahha. Yipppiii~  *overtime malah seneng ki piye

Wanna be there


Awas! Toksin di makanan kita

Pagi ini saya membaca kultwit (kuliah twitter) dengan hastag #quantumToksin yang ditulis oleh akun twitter  kemarin. Berikut akan saya posting kembali disini, sebagai pengetahuan dan pengingat kita. Ingin berpendapat atau menambhakn tapi saya tidak punya cukup ilmu tentang bidang ini. Jadi simak saja ya! :)

1.Sejatinya,tubuh kita yg terbuat dr unsur2 yg ada dlm tanah di bumi sdh di set sedemikian rupa oleh Allah utk tdk bermslh.


2. Artinya, jk mengikuti pola yg benar dn sesuai dng tuntunanNya, mk otomatis tubuh akan sehat dan seimbang.

3.Makanan,minuman, dan appaun yg dikonsumsi setiap hari jk mengikuti kebutuhan alami tubuh scr proporsional.

4. Maka tdk akan ada masalah sbnrnya, shg manusia bs hidup dng sehat, damai dan sejahtera.

5.Tentunya, jk manusia tsb makan utk memenuhi kebutuhan tubuh bkn utk mememuhi kebbutuhan nafsunya.

5.bahkn seluruh mineral yg dibutuhkan pd manusia ada dlm bumi, artinya ya tinggal ambil, tinggalpetik,tinggalmakan.

6. Namun, modernisasi masa kini menuntut hal yg tdk spt itu, keamanana, keindahan, produktifitas,dan kemudahan.

7. Ternyata telah mengubah banyak bahan makanan yg dimakan menjadi racun.

8. Shg pd akhirnya, manusia mengalami duplikasi toksin, sesuai dgn diagram ekologi.

9. Kita sekalian pernah membaca ttg bgmn kedudukan manusia dlm bagan ekologi wkt sma ato smp dl.

10. Pd saat itu terlihat bhw manusia, dng bbrp "pemakan" dibwhnya, mengalami duplikasi toksin dr apa yg dimakannya.

11.Akhirnya,manusia sbg pemangsa tertinggi, mengalami duplikasi toksin dr apa yg dimakannya.

12. Ikankecil dimakan ikan besar dimakan manusia, setiap naik tingkat tjd kenaikan ppm.

13. Semakin tinggi pemangsanya semakin tinggi racunnya.

14. Salah satu contoh yg tak sadar qt liat dan saksikan adl susu.

15. Satu2nya mamalia yg minum susu stlh berhenti minum asi dl manusia.

16.Dan bahkan mengerikannya, qt mencuri susu dr spesies yg berbeda dr manusia yaitu sapi.

17.Ini spt mengisikan bhan bakar pesawat jet ke tangki sepeda motor, yg pd akhirnya motor akan rusak.

28.Pd sapi jg, kondisi ini tak begitu jelas diperhatikan,bhkn sapi yg sdg tinggi hormon seksnya pun tetap diberi hormon.

29. Agar produksi sususnya meningkat dan stabil.

30. Akhirnya spt yg sy jlskn di awal td, manusia mengalami peningkatan toksin scr sistemmik.

32. Kelaziman meminum susu tsb akhirnya mengubah keseimbangan hormonal manusia pd akhirnya.

33. Ya itu satu bgian aja, yg jls, hampir sebagian besar ahli naturopati tdk ada satupun yg setuju manusia minum susu.

34.Susu kemasan yg dimaksud, bkn susu fresh, krn ketika pengemasan spt yg dijelskn di awal pastimengalami proses fabrikasi.

35.Dan akhirnya pemaparan2 itu menunpuk semua pdmanusia, jg tms disini adl penggunaan kb hormonal pd kontrasepsi.

36.Knp pengguna kb hormonal bs gemuk?jerawatan?dan bbg gejala lainnya yg tjd stlh stop ?

37.Ya semua sdh bs bc sendiri di label pd efeksamping obat tsb.

38.Hormonal terganggu pd akhirnya tubuh scr umum ya akn terganggu.

38. Termasuk buah2an, (kecuali organik) makan buah pun hendaknya yg sesuai musim saja,

39. Allah membuat manusia, allah menciptakn apa yg diperlukan manusia,salahsatunya ya mineral dll.

Beda karakter antara susu kambing dan susu sapi, ada lebih kurangnya.

Cumanya yg dimaksud disini adl yg sudah mengalami fabrikasi ato pengolahan.

Ya itu hanya contoh saja, artinya byk lg produk2 yg memakai hormon suntik dlm pengembangbiakannya.

Termasuk ayampotong juga, cb tanyakan pakannya apa aja, adakah antibiotik?hormon2ttt?

Solusinya? Ya hindari semua..trutama yg mengndung hormon2 spt itu.

yang sedihnya kl hal tsb tak tertanggulangi maka pematangan dini dan penuaan dini.

Termasuk flouride yg dimasukan dlm bbrp produk salah stunya air dan jg pasta gigi.

Trmsuk kemasan2 yg digunakan utk makanan misalnya plastik.

Plastikbuatan manusia menggunakan senyawa yg dikenal dng ftalat.

Ftalat adl salah satu satu senyawa kimia modern yg melimpah yg digunakan utk mmebuat jenis plastik mdj keras.

Msuknya memng dlm jumlh mikro, namun akumulasinya seiring dng pemakaiannya utk makanan?

Juga akan menyeybabkan gangguan hormonal dlm tubuh krn ftalat sifat kimiawinya mirip dng hormon.

Ketika kadar ftalat meningkat, salah satu efeknya adl ggn fungsihormon.

Ibarat pengendali lalu lintasudara di bandara ygtiba2macet..

Sinyal jd kacaudan fungsi tubuh normal mulai menyimpang.

Dua kasus kanker yg byk sekali tjd hari ini yg berhub dng hormonal, yaitu prostat dan payudara bs jd salah satu akibat .

Termasuk disini steak yg di bungkus dng box polistiren putih dan dibungkus dng plastik kmd dibakar.

Kmd dipnggang hingga adabagian yg gosong atau hitam, ini ibarat ngasih makan sel kanker atau buka pintu knker.

Parahnya, kalau sudah semua tubuh isinya toksin, mk bukan lg U are What u eat tapi U eat What u are.

Saat tubuh keadaan toksik, mk tubuh mengingnkan makanan toksik.

Saat tubuh sehat maka ia menginginkan makanan sehat.

Ya tinggal qt tanya apa yg qt makan,dan apakah sdh tjd akumulasi toksin shg tubuh minta terus menerus.

Lapar?mintanya makan mi instan, haus mintanya minuman kmasan berisi gula semua.

Solusinya apa? Ya hindari makanan2 yg berpotensi spt itu, mulai dr susu, suntik2an hormonal, antibiotik.

Ya pastinya dak mungkin semua bs terselesaikan, tp plg tdk qt sudah mulai.

Contoh susu,ya bs ganti dgn susu kacang2an buat sendiri, ga ush pake gula, pakemadu atau gula aren.

Terjebaknya org jaman skrg adl pd fakta nutrisi yg ada pd produk tsb, pdhl scr kemampuan tubuh serap? Blm tentu.

Cth, cb bc fakta nutrisi pd mi instan, ya intinya msh ada nutrisi kl bc disitu, padahal ?tau sendiri kan.

Jd kitanya yg hrs berhati2, jgn sampe lengah dgn apa yg dimakan.

Artinya, qt yg lebih peduli drpd org lain ttg apa yg msk ke tubuh qt, bkn hanya iklan, oh ya tms disini kosmetik2.

Makan yg asli2 dan alami2 saja,hindari yg mengalami terlalu byk proses, yg sbnrnya gizi atau nya sdh gak ada.

Anti aging misalnya, tanya dulu itu dr apa, halal gak, thoyyib gak, dll nya,

Beli ikan,kl ikannya dr perairan jkt, ya mikir2 aja dulu, jgn2 ikannya udh penuh dng toksin logam berat dipantai.

Termasuk telur ayam, cb perhatikan knp ayamnya bs nelur trus? Disuntik ato dikasi suplemen hormon gak?

Akhirnya jerawatan,alergi dll gara2telur ayam, disangkain telur ayam penyebabnya.

Padhaal kl telur ayam yg alami ya gpp, krn tubuh manusia sdh ada kemampuan menahan reaksi alergi.

Kecuali tubuhnya sdh bermasalah atau penuh toksin, ya semua yg msk dianggap alergen atau penyebab alergi.

Itu sebabnya, dlm sebulan itu tune up lah badan,minimal dng puasa2 sunnah dan berbekam sesuai anujuran nabi.

Biar bersih badannyan jgn diisi racun terus, makanlah buah2an yg kr2 ga penuh dng toksin.



Inspirasi Jongkok

Jadi ingat waktu masih duduk dibangku sekolah dasar dulu, guru-guruku sering bilang 'kalau kalian ingin menghapal perkalian coba deh hapalkan ketika kalian sedang buang air besar'. Hahaha saya malah tertawa dalam hati mendengar perkataan guru saya waktu itu karena saya merasa hal itu lucu dan aneh.

Tapi seiring berjalannya waktu entah kenapa kadang-kadang saya juga teringat sesuatu, memikirkan sesuatu ketika sedang jongkok itu. Beberapa waktu lalu saya terinspirasi dari proses jongkok tersebut, *ups ga bermaksud ngomong jorok lhoh.

Jadi begini, ada suatu saat dimana kita tidak bisa buang air besar, mungkin karena kurang serat atau penyebab lainnya. Sehingga makanan terus tertimbun didalam perut, bahkan hal ini tidak hanya terjadi dalam sehari, tetapi bisa sampai tiga hari atau lebih. Ketika itu perut sudah mulai tidak nyaman, kita lapar tapi takut makan karena makanan akan semakin menumpuk, sedangkan dikeluarkan pun masih belum bisa. Dan saat-saat dimana isi perut sudah berontak ingin keluar, maka mengeluarkannya sangatlah sakit. Kita keluarkan sekarang maupun besok atau lusa rasanya sama, tetaplah sakit, bahkan akan lebih sakit berkali-kali lipat dari pada jika kita keluarkan hari ini.

Begitu juga ketika kita menghadapi masalah. Terutama masalah yang menyangkut orang lain. Ketika kita bermasalah dengan orang tersebut sekali, dua kali, tiga kali dan kita tidak segera 'mengeluarkannya' dalam artian mengatakan pada orang yang bersangkutan masalah tersebut apa sehingga kita bisa duduk bersama dan saling mengintrospeksi diri maka masalah-masalah tersebut akan semakin menumpuk dan terus menumpuk sampai pada akhirnya kita sudah merasakan ketidaknyamanan pada diri kita sendiri dan orang tersebut telah berada pada puncaknya. Maka dalam hal ini akan lebih baik kita sesegera mungkin mengajak orang tersebut ngobrol baik-baik menyelesaikan masalah. Karena cepat atau lambat, mau dibicarakan sekarang maupun esok lusa karena hal ini mungkin saja bisa menyakiti hati kedua belah pihak maka akan tetaplah merasa sakit. Semakin lama kita memendam masalah tersebut maka akan semakin sakit pula rasa hati ini pada akhirnya.

So, hikmahnya yaa segera selesaikan masalah dan jangan dibiarkan menumpuk. Sekarang atau esok masalah tersebut pasti akan menunggu penyelesaian dari kita. Semakin cepat kita selesaikan semakin cepat berlalu pula masalahnya dan sebaliknya jika semakin lama kita selesaikan maka akan semakin lama pula kita berdampingan dengan masalah tersebut sedangkan masalah lain sudah menunggu.

Yah, beginilah hidup. Kita harus jadi pemberani. Setiap masalah yang kita lalui saya yakin akan membuat kita semakin berani menjalani hidup menatap masa depan.